Site icon Beritautama.co

Pemerintah Daerah Lemah Mapping Kompetensi Anak Muda dan Anggaran Minim Jadi Penyebab Pengangguran di Gresik

KRITIS. M. Syahrul Munir, anggota DPRD Gresik memberikan analisis dalam diskusi publik dengan tema Peluang Kerja di Kawasan Manyar yang digelar di Pendopo Kecamatan Manyar

GRESIK, Berita Utama – Minimnya anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk menangkap peluang kerja menjadi persoalan yang belum terselesaikan hingga saat ini. Apalagi, Gresik yang diproyeksikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di JIIPE menjadi peluang untuk bertambahnya lapangan pekerjaan, khususnya di wilayah Kecamatan Manyar.

Di samping itu, banyaknya usia produktif dan masih tingginya angka pengangguran tentu menjadi persoalan tersendiri yang harus dipecahkan. Maka, dibutuhkan tenaga kerja yang mumpuni dan profesional untuk mampu menjawab tantangan tersebut.

“Kita ini lemah di mapping kompetensi anak muda. Sehingga, ketika ada peluang seringkali tidak bisa direspon dengan cepat. Maka kita mendorong daerah dengan memperbanyak program sertifikasi yang dibutuhkan oleh industri sekitar,” ujar M. Syahrul Munir anggota DPRD Gresik dalam diskusi publik dengan tema Peluang Kerja di Kawasan Manyar yang digelar di Pendopo Kecamatan Manyar, Sabtu (02/09/2023).

Menurutnya, anggaran dari APBD Gresik  masih kurang. Untuk itu, ketua FPKB DPD Gresik iti mendorong adanya kolaborasi dengan industri dan perusahaan di sekitar.

“Kalau pelatihan, saya tidak menyarankan gratis. Yang penting, biaya bisa ditekan, dan informasi terbuka lebar. Karena banyak anak-anak ini yang minim peluang kerja, sehingga dia tidak prepare untuk menemukan kapasitas dirinya itu ke mana? Lah peluang kerja apa? Ya industri yang tumbuh di KEK, dengan syarat harus punya kompetensi,” jelas dia.

Sementara itu, Direktur PT Sampoerna Alam Samudera M. Noor Yusuf mengungkapkan, pihaknya mendukung kegiatan ini untuk memberikan pintu terbuka lebar bagi pemuda khususnya di wilayah Kecamatan Manyar.

“Kita ingin menangkap, khususnya teman-teman pemuda di Kecamatan Manyar ini, adanya peluang kerja bisa mereka serap,” tutur dia.

Menurutnya, peluang ini harus didorong secara berkelanjutan mengingat pertumbuhan industri di Kabupaten Gresik sangat pesat dengan adanya KEK.

“Jadi kita berharap, teman-teman ini punya keahlian khusus dengan mengikuti sertifikasi, sehingga sertifikasi itu membawa nilai lebih kepada masyarakat Kecamatan Manyar,” pungkas dia.

Exit mobile version