Site icon Beritautama.co

Material Datang Terlambat, Crossing Jalan Samanhudi Gresik Mundur

SIDAK. Bupati Gus Yani dalam sidak ke rumah pompa air pengendali banjir yang dipenuhi tumpukan sampah.

GRESIK, Berita Utama – Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DCKPKP) Gresik masih menunggu material dikirim ke lokasi untuk mengerjakan crossing di Jalan Samanhudi. Sebab, lokasi tersebut menjadi titik sentral banjir di wilayah Pasar Gresik yang diakibatkan saluran air yang sempit.

“Materialnya, kemungkinan baru pekan ini atau bisa minggu depan,” ucap Kepala DCKPKP  Gresik Ida Lailatus Sadiyah kepada awak media, Kamis (14/09/2023).

Ditambahkan, pengiriman material memang mengalami keterlambatan. Sebelumnya, pekerjaan pembongkaran crossing itu rencananya dimulai minggu ini.  Pekerjaan itu akan menggunakan box culvert dimensi 3meter x 2meter. Yakni lebar 3 meter dengan kedalaman 2 meter.

Crosingan di lokasi itu hanya memiliki dimensi 1,5 meter. Crossing tersebut akan memiliki panjang 10,8 meter dengan pemasangan 9 box culvert. Box culvert itu nantinya menggunakan sistem top bottom.

“Tinggal ditutup atasnya sudah bisa digunakan untuk jalan,”tukas dia.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, crossing Jalan Samanhudi tidak hanya butuh dilebarkan. Namun besi pembatas atau jaring nantinya tidak perlu lagi dipasang.

“Sebelumnya, ada besinya, jadi tidak bisa masuk untuk membersihkan. Nah besok ini tidak perlu dipasang besi,” ucapnya.

Sebagai informasi, ketika musim hujan datang, crossingan di sebelah timur Pasar Gresik itu sering ditemukan sampah yang tersumbat jaring besi. Bahkan, kasur hingga balok kayu sering ditemukan petugas di saluran air tersebut.

Exit mobile version