Site icon Beritautama.co

Masdarsa Antar Petrokimia Gresik Raih Penghargaan di 6th TJSL & CSR Award 2026

Perwakilan PG ketika menerima penghargaan dalam ajang 6th TJSL & CSR Award 2026


GRESIK, Berita UtamaProgram Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Petrokimia Gresik (Persero), terus diarahkan untuk mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menciptakan Creating Shared Value (CSV), sehingga manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.
Tak heran, PG kembali memperoleh apresiasi di tingkat nasional atas implementasi program TJSL yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan dengan meraih predikat Gold Pilar Lingkungan Kategori Anak Perusahaan BUMN pada ajang 6th TJSL & CSR Award 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta, baru-baru ini.
“Keberhasilan TJSL saat ini tidak lagi diukur dari besarnya anggaran yang dikeluarkan, tetapi dari besarnya perubahan yang diciptakan. Perusahaan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari publik. Itulah sebabnya prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi masa depan perusahaan,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob dalam siaran persnya, Selasa (11/08/2026).
Predikat Gold tersebut diraih melalui implementasi program Masyarakat Sadar Pengelolaan Sampah (Masdarsa), sebuah program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Petrokimia Gresik sejak 2022 di Kelurahan Tlogopojok, Kabupaten Gresik. Program ini berfokus pada penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus mendorong terciptanya ekonomi sirkular.
Seiring implementasinya, Masdarsa terus berkembang hingga kini memiliki 20 bank sampah, termasuk satu bank sampah sekolah di UPT SD Negeri 15 Gresik. Program ini juga dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif, seperti budidaya hidroponik, budidaya ikan dalam ember (budikdamber), produksi eco-enzyme, hingga penyediaan layanan stasiun isi ulang (Refilin) untuk mengurangi sampah kemasan.

Melalui Masdarsa, Petrokimia Gresik tidak hanya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang dihasilkan. Program ini turut memperkuat kelembagaan kelompok masyarakat melalui pendampingan, transfer pengetahuan, serta pemanfaatan karung pupuk bekas sebagai media pengumpulan sampah sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung implementasi ekonomi sirkular perusahaan.

Implementasi Masdarsa juga telah memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Hingga Mei 2026, program ini berhasil mengelola lebih dari 194 ton sampah anorganik, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pemilahan sampah, turut mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan hidroponik dan budidaya ikan dalam ember (budikdamber), serta menciptakan peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat dari hasil pengelolaan bank sampah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Petrokimia Gresik untuk terus memperkuat implementasi program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Ke depan, kami akan terus menghadirkan program-program yang inovatif, adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta sejalan dengan prinsip ESG agar mampu menciptakan nilai bersama bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Daconi.

Exit mobile version