Site icon Beritautama.co

Jelang Musim Tanam Okmar, PG Siap Pupuk Subsidi 443.436 Ton

Karyawan PG memeriksa stok pupuk subsidi

GRESIK, Berita Utama– Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran musim tanam. Karena itu,PT Petrokimia Gresik (Persero), (PG) terus berupaya menjaga kesiapan produksi dan ketersediaan stok melalui optimalisasi operasional serta koordinasi dengan berbagai pihak guna mendukung pemenuhan kebutuhan pupuk nasional.
Adapun stok pupuk bersubsidi hasil produksi perusahaan sebanyak 443.436 ton untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pupuk nasional menjelang musim tanam Oktober–Maret. Stok tersebut berada di atas ketentuan safety stock yang ditetapkan Pemerintah sebagai bagian dari upaya perusahaan menjaga kesiapan pasokan pupuk guna mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Stok tersebut terdiri dari pupuk Urea sebanyak 95.645 ton, NPK Phonska 261.858 ton, pupuk organik Petroganik 70.054 ton, ZA 4.116 ton, dan SP-36 sebanyak 11.763 ton. Kesiapan ini merupakan bagian dari kontribusi Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk anggota Pupuk Indonesia dalam mendukung pemenuhan kebutuhan petani.

“Paling utama kebutuhan petani itu tercukupi, tidak ada kendala apalagi pada saat musim tanam. Petani dapat mengoptimalkan stok pupuk bersubsidi ini sebaik-baiknya. Ini merupakan bentuk dukungan Petrokimia Gresik dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, dalam siaran persnya, Selasa  (13/10/2026),
Kelancaran pasokan bahan baku, optimalisasi proses produksi, dan pengelolaan pergudangan, lanjut dia, terus menjadi perhatian perusahaan guna menjaga kesinambungan ketersediaan pupuk, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan saat musim tanam.

“Sebagai produsen pupuk, tanggung jawab kami adalah memastikan kesiapan produksi dan ketersediaan pasokan agar kebutuhan petani dapat terus terpenuhi. Kami ingin kontribusi Petrokimia Gresik tidak hanya membantu kelancaran musim tanam, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional,” pungkas dia.

Exit mobile version