GRESIK, Berita Utama-Inovasi Rumah Data Kesejahteraan Sosial yang merupakan kerjasama antara Karang Taruna (Kartar) Kabupaten Gresik dengan Pemerintah Desa dan Karang Taruna Desa Doudo Kecamatan Panceng telah menjuarai kompetisi Karang Taruna Berprestasi Jawa Timur 2022.
“Kini telah bersiap untuk kompetisi Karang Taruna Berprestasi tingkat nasional di Kemensos RI,”ujar Ketua Kartar Kabupaten Gresik, Faiz Abdalla, Jum’at (17/11/2023).
Pretasi dan inovasi tersebut membuat rombongan Dinas Sosial dan Karang Taruna Jombang ngangsu kaweruh dengan berkunjung ke Rumah Data Kesejahteraan Sosial Karang Taruna Desa Doudo.
Rombongan dipimpin langsung oleh Sekdin Dinsos Jombang, Hidayatullah, dan Ketua Kartar Kab Jombang, Juwita yang disambut Kepala Desa Doudo, Sutomo, dan jajaran pengurus Kartar Desa Doudo serta Kecamatan Panceng serta Ketua Kartar Kabupaten Gresik Faiz Abdalla.
“Kami penasarannya akan inovasi Rumah Data Kesejahteraan Sosial yang digagas Karang Taruna Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Pemdes Desa Doudo. Sehingga kami kesini yang nantinya bisa kami terapkan di Kabupaten Jombang,” kata Sekdin Dinsos Jombang, Hidayatullah.
Menjawab hal itu, Kades Doudo Sutomo menyampaikan bahwa tujuan Rumah Data Kesejahteraan Sosial agar pembangunan di Desa Doudo terencana dan terlaksana dengan baik yang berbasis pada manajemen data.
“Semua hasil kegiatan pendataan di desa, misal SDGs Desa, bisa kami integrasikan di rumah data. Sehingga datanya terpadu. Mudah mengelolanya dan menganalisanya sebagai dasar kami menyusun RKPDes (rencana kerja pemrrintah desa-red) bersama masyarakat,” ujarnya.
Secara khusus, Rumah Data juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Yakni pelaksanaan program jaminan sosial, perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial yang terintegrasi di tingkat desa.
“Melalui rumah data ini, data-data PPKS (pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial-red) dan potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) di tingkat desa, kami perbaiki. Untuk mewujudkan pelayanan sosial yang terpadu, tepat guna, dan hasil guna di tingkat desa,” jelasnya.
Berbagai program pemberdayaan PPKS telah berjalan di Desa Doudo. Salah satunya adalah rumah pengupasan biji mente dengan memberdayakan ibu-ibu lansia dan difabel.
Selain itu, kegiatan wisata desa bernama Doudo Edugreen Village juga telah memberdayakan karang taruna. Khususnya dari anggota Karang Taruna Desa Doudo yang masuk sebagai keluarga data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Dalam mengoperasikan rumah data tersebut, sambung dia, karang taruna melakukan berbagai usaha advokasi sosial dan asistensi sosial. Misal, karena sebuah kondisi tertentu, satu keluarga mengalami kondisi disfungsi sosial. Maka, karang taruna sebagai PSKS dapat melakukan advokasi sosial dengan mengfasilitasi keluarga tersebut agar mendapatkan program jaminan atau perlindungan sosial.