GRESIK, Berita Utama – Sempat ditutup sementara karena tak mengantongi izin, gerai Mie Gacoan cabang 2 Gresik yang berlokasi di Jalan Sumatera Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas kembali beroperasi.
Aktivitas bisnis mie milik PT Pesta Pora Abadi tersebut dibuka normal seperti sediakala setelah Nomor Induk Berusaha (NIB) terbit. Hal itu mengacu pada hasil rapat gabungan pada Kamis (19/1/2023) antara Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik.
“Sesuai hasil rapat minggu yang lalu,” kata Kepala DPMPTSP Gresik AM Reza Pahlevi kepada beritautama.co, Kamis (26/1/2023).
Sementara itu, Kepala Satpol PP Gresik Suprapto mengatakan, hasil rapat gabungan memberikan kesempatan kepada PT Pesta Pora Abadi untuk mengurus izin terlebih dahulu agar bisa membuka kembali Gerai mie Gacoan Cabang 2 Gresik.
“Sudah keluar NIB nya. Dan sesuai hasil rapat bisa kembali buka jika NIB sudah keluar,” ujarnya.
Meski gerai Mie Gacoan Cabang 2 Gresik telah dibuka, Suprapto menegaskan bahwa pihak PT Pesta Pora Abadi tetap harus melengkapi dokumen perizinan yang lain hingga benar-benar terbit. Mulai analisa dampak lalu lintas (andal lalin), izin persetujuan bangunan gedung (PBG) hingga kewajiban membayar pajak restoran dan parkir.
“Merujuk klausul NIB yang sudah terbit, syarat-syarat izin yang lain bisa menyusul. Terkait pajak restoran dan parkir, silahkan tanya BPPKAD Gresik,” terangnya.
Sebelumnya, keberadaan gerai Mie Cacoan 2 Cabang Gresik menjadi sorotan kalangan DPRD Gresik. Sebab, tidak berizin tetapi dibiarkan beroperasi. Bahkan, launching gerai mie tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Gresik. Seperti Asisten I Suyono, Kasatpol PP Gresik Suprapto hingga Camat Kebomas Jusuf Anshori pada 4 November 2022 silam.
Karena, Mie Gacoan belum mengantongi perizinan sesuai aturan yang berlaku. Alhasil, Komisi III DPRD Gresik merekomendasikan Satpol PP Gresik sebagai penegak peraturan daerah (Perda) untuk menyegel tempat usaha itu. Sekaligus memberikan efek jera kepada pengusaha lain di Gresik untuk melengkapi izin sebelum memulai usaha.

