GRESIK, Berita Utama – Lembaga sayap partai yakni Tim Aksi Politik (TPA) dikukuhkan oleh DPC Gerindra Gresik. Lembaga tersebut terdiri dari purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) untuk memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI dalam Pilpres 2024 mendatang
“Ada sekitar 187 PPIR, masing-masing bertugas di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten,” ungkap Ketua TAP Gresik Brigjen (Purn) Oneng Subroto kepada awak media, Selasa (15/08/2023).
Langkah tersebut bertujuan untuk memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI dalam Pilpres 2024 mendatang. Bahkan, pihaknya optimis dukungan masyarakat Gresik untuk Menteri Pertahanan (Menhan) RI tersebut mencapai 65 persen.
“Kami akan aktif berkordinasi dengan relawan dan partai koalisi lainnya,” tandas dia.
Hal senada dikatakan Ketua DPC Gerindra Gresik Asluchul Alif. Menurutnya, kemenangan Prabowo juga akan berdampak pada perolehan kursi legislatif bagi Gerindra di Gresik. “Apalagi koalisi di tingkat pusat semakin solid. Dalam waktu dekat tentu akan ada tindak lanjut di tiap daerah,” ujar dia.
Gerindra Gresik menargetkan 12 kursi dalam Pileg 2024 mendatang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Pileg 2019 dengan hasil 8 kursi di DPRD Gresik.
“Dengan mendelegasikan kader-kader terbaik dan telah berpengalaman,” tandasnya.
Sebelumnya, DPC PKB Gresik menggelar workshop pemenangan Pemilu 2024. Dengan mengumpulkan 50 kader terbaik yang akan berkontestasi untuk memperebutkan kursi di DPRD Gresik.
“Untuk merasionalisasi target kerja pemenangan Pemilu 2024. Sesuai instruksi DPP, ada target khusus yang musti dicapai,” jelas Sekretaris DPC PKB Imron Rosyadi kepada awak media.
DPC PKB Gresik itu menargetkan perolehan 16 kursi di tingkat kabupaten. Serta 3 kursi di tingkat DPRD Provinsi Jatim dan 2 kursi di DPR RI. Untuk Gresik, Imron optimis bisa menambah perolehan kursi.
“Mengingat pada Pileg 2019 lalu, PKB menjadi pemenang dengen perolehan 13 kursi,” ungkapnya.
Imron juga menyiapkan strategi khusus untuk menggaet suara dari kalangan millenial. Dari data yang di rilis KPU, terdapat jumlah pemilih potensial atau pemilih pemula mencapai 13.401 jiwa.
“Dari komposisi Bacaleg PKB. Hampir merata di semua Dapil ada representasi calon muda. Tentu ini menjawab potensi penambahan pemilih muda yang juga menjadi mandat kerja para caleg muda dari PKB,” tegasnya.

