Gara-gara SK Salah, Nasib PPPK Guru di Gresik Terombang-ambing

Beritautama.co - Mei 17, 2022
Gara-gara SK Salah, Nasib PPPK Guru di Gresik Terombang-ambing
SERAHKAN. Bupati Gus Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah menyerahkan SK CPNS, PPPK Guru dan Non Guru Tahap I Formasi Tahun 2021. - (ok/ist)
|

 

GRESIK- beritautama.co- Nasib pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru tahap 1 formasi tahun 2021, masih terombang-ambing. Kendati sebelumnya sudah menerima SK PPPK dari Bupati Gresik pada Rabu (27/04/2022) lalu, tetapi mereka tidak bisa menikmati gaji pertama untuk lebaran.

Salah seorang PPPK guru yang telah menerima SK Bupati mengaku SK PPPK dikembalikan ke Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Gresik Pemkab Gresik. Sebab, ada kesalahan dalam SK PPPK yang diterimanya bersama rekannya sebanyak 793 guru.

“Salah jabatannya. Semua SK PPPK  guru dikembalikan. Kita juga belum gajian,”ujar salah satu PPPK guru yang minta namanya tak ditulis, Selasa (17/05/2022).

Hal senada dikatakan oleh Ketua F-Partai Gerindra DPRD Gresik Luthfi Dawam yang mendapat pengaduan dari PPPK guru. Menurutnya, ada keanehan karena kesalahan hanya pada guru PPPK. Padahal, ada 66 orang PPPK non guru yang berbarengan menerima SK PPPK tidak ada kesalahan.

“Sudah saya klarifikasi dan memang ada kesalahan SK PPPK guru. Saat ini dikembalikan untuk dilakukan perbaikan. Ini juga ada keanehan hanya SK PPPK guru saja. Yang SK PPPK non guru seperti di Dinas Kesehatan, semua baik-baik saja,”ujar dia.

Selain itu, sambung Lutfhi Dawam, ada tarik ulur terkait gaji PPPK guru. Seharusnya, mereka menerima gaji tertangal SK PPPK guru diterbitkan oleh Bupati yakni 1 Februari 2022. Dan hal tersebut juga sesuai dengan perintah dari Kementerian Pemmberdayaan Apartur Negara Reformasi Birokrasi. (Kemenpan RB).

“Apalagi, DPA (dokumen penggunaan anggaran) sudah tercantum sejak awal digedok APBD 2022. Seharusnya justru dibayarkan mulai Februari. Ini yang menjadi polemik karena dibayar sejak SPMT yakni 28 April,”tandasnya.   

Untuk itu, pihaknya meminta Komisi I DPRD Gresik memanggil Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Gresik untuk meluruskan agar hak-hak PPPK guru bisa diberikan sesuai aturan.

“Karena BKPSDM tidak bersedia membayar rapelan. Apa alasannya tak ada dana?. Kan sudah dianggarkan sejak awal tahun 2022. Jadi tak masuk akal kalau alasan tak ada uang,”cetus dia.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin mengakui adanya laporan soal SK PPPK guru tersebut yang bermasalah dan masih menjadi polemik tersebut. Termasuk, nasib  PPPK guru tahap II tahun 2021 sebanyak  476 orang yang belum katut.

“Kita akan agendakan memanggil,”ucapnya singkat.

Sebelumnya, BKPSDM Gresik sudah rapat dengan Komisi I DPRD Gresik untuk menjelaskan datanya. Yakni, ada PPPK non guru sebanyak 66 orang. Sedangkan PPPK tahap 1 untuk guru sebanyak 793 orang. Kemudian, CPNS umum sebanyak 425 orang untuk formasi tahun 2021. Sedagkan PPPK guru tahap II tahun 2021 sebanyak  476 orang.

Permasalahan PPPK guru sempat mengganjal karena aturannya dari pemerintah pusat berubah-ubah. Awalnya, ada ketentuan minimal 3 tahun menjadi guru untuk bisa mengikuti PPPK guru. Kemudian berubah lagi, tidak ada aturan itu.

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Mantan Bupati Sambari Komitmen Siap Menangkan Cabup Syahrul Munir

Mantan Bupati Sambari Komitmen Siap Menangkan Cabup Syahrul Munir

Berita   Daerah   Headline   Sorotan
Dukung Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024, PTFI Ikut Sponsori Sebesar 300 Ribu Euro

Dukung Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024, PTFI Ikut Sponsori Sebesar 300 Ribu Euro

Berita   Ekonomi   Olahraga   Sorotan
DPP PKB Instruksikan DPC dan Fraksi PKB DPRD Gresik Solid Menangkan Cabup Syahrul Munir

DPP PKB Instruksikan DPC dan Fraksi PKB DPRD Gresik Solid Menangkan Cabup Syahrul Munir

Berita   Daerah   Sorotan
Setelah 14 Hari Selesaikan Program Latja, Wakapolres Gresik Lepas Taruna Akpol TK II  Adhi Wiratama

Setelah 14 Hari Selesaikan Program Latja, Wakapolres Gresik Lepas Taruna Akpol TK II Adhi Wiratama

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Fraksi Gerindra Konsep Revolusi Industry 5.0 di Ranperda RPJPD Gresik Tahun 2025 – 2045

Fraksi Gerindra Konsep Revolusi Industry 5.0 di Ranperda RPJPD Gresik Tahun 2025 – 2045

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
FPG Beri Catatan Terkait Pendidikan hingga Persampahan di Ranperda RPJPD Gresik Tahun 2025 – 2045

FPG Beri Catatan Terkait Pendidikan hingga Persampahan di Ranperda RPJPD Gresik Tahun 2025 – 2045

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Berantas Judi Online, Periksa Ponsel Anggota dan ASN Polres Gresik

Berantas Judi Online, Periksa Ponsel Anggota dan ASN Polres Gresik

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
hari-santri-2023 hamdi-nu