Site icon Beritautama.co

DPRD Gresik Sepakat Tambah Anggaran Bantuan Atasi Krisis Air Bersih

Penandatangan nota kesepakatan KUPA PPAS 2026

GRESIK, Berita Utama– Musim kemarau berkepanjangan berdampak pada potensi krisis air bersih ke masyarakat. Untuk itu,
pada  kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan (KUPA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS)  APBD 2026, ada tambahan anggaran bantuan tak terduga (BTT) untuk antisipasi dialokasikan untuk pengadaan air bersih.

Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir kepada awak media mengatakan bahwa tambahan anggaran untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) disetujui karena untuk antisipasi dampak kekeringan. “Musim kemarau kali in, diprediksii berlangsung lebih panjang. Kami dapat laporan dari BPBD sudah ada sejumlah desa mengajukan permintaan air bersih,” ujar dia, Rabu (19/08/2026)

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin mengatakan bahwa dalam rancangan perubahan APBD Gresik 2026, ada penambahan anggaran untuk antisipasi kekeringan sebanyak Rp 104 juta. Sebab, potensi kekeringan bakal berlangsung hingga Januari.

“Kemampuan BPBD nanti bisa menyuplai 300 tanki air bersih. Saat ini beberapa desa di sejumlah kecamatan sudah mulai mengajukan karena sudah terjadi krisis air bersih,” tukas dia.

Exit mobile version