Site icon Beritautama.co

DPRD Gresik Minta Perbaikan Ruas Jalan Morowudi – Benjeng Tak Ngawur

BLEEDING. Jalan status kabupaten yakni ruas Morowudi- Benjeng yang rusak lagi setalah diperbaiki akibat kebijakan yang salah.

GRESIK, Berita Utama– Kalangan DPRD Gresik menyayangkan perbaikan jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme sia-sia karena salah pengambilan kebijakan. Apalagi  jalan status kabupaten tersebut sudah selesai diperbaiki sekitar satu bulan lalu tetapi kondisi jalan rusak lagi dimana aspal mulai bergelombang sepanjang 10 meter. Kubangan jalan berbentuk gelombang cukup berbahaya dan rawan menyebabkan kecelakaan.

Hal ini tak lepas kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik yang masih  buruk di tengah krisis fiskal daerah. Sehingga,anggaran yang berasal dari APBD Gresik terbuang sia-sia.

Anggota Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi yang menilai ada kesalahan managemen perencanaan yang variabelnya bermacam-macam sehingga jalan menjadi bleeding. Maka, tak bisa ngawur dalam perbaikannya.

“Tidak bisa sembarangan memperbaikinya. Tanah bawah yang bleeding perlu dilakukan pengambilan tanahnya, diganti  bescost atau sertu baru dipadatkan,”papar dia kepada beritautama.co, Minggu (10/09/2023).

Selain itu, sambung anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik ini, harus dlapisi geotexstil, trucuk bambu. Selain itu, tembok penahan tanah (TPT) perlu benahi sebab ada potensi air sungai masuk ke rongga-rongga jalan

 “Material yang sudah ditambalkan, harus dibuang semua. Diganti dengan yang baru,”tukas dia.

Faktor yang ketiga yakni beban jalan yang dilalui kendaraan melebihi kapasitas atau tonasenya. Hal ini, berpengaruh pada kekuatan jalan sehingga kalau kelebihan mautan akan bleeding.

“Maka, perencanaannya harus tepat. Tidak asal tambal dalam melakukan pemeliharaan,”tukas dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Eddy Pancoro mengungkapkan, kerusakan jalan imbas pembatasan kendaraan bertonase berat yang melintas di Jalan Raya Cerme – Metatu.

“Karena kita memulai pelebaran jalan di ruas Pasar Cerme. Jadi, kendaraan tonase berat kita arahkan memutar lewat ruas Morowudi – Benjeng – Metatu. truk bertonase besar yang melewati ruas Jalan Raya Morowudi – Benjeng, membuat bleeding jalan tepat setelah diperbaiki,”ujar dia.

Untuk itu, pihaknya berjanji akan memperbaiki kembali jalan yang rusak tersebut.

Exit mobile version