Site icon Beritautama.co

DPRD Gresik Audiensi Tertutup dengan Manajemen GU, Tak Ajak Keluarga Tersangka Ultras Duduk Bareng

AUDIENSI. Perwakilan manajemen GU dalam audiensi tertutup dengan Komisi IV DPRD Gresik

GRESIK, Berita Utama – Perwakilan manajemen Gresik United (GU) akhirnya menemui Komisi IV DPRD Gresik setelah tidak bisa hadir memenuhi undangan pada Kamis (18/01/2024)  dalam audiensi dengan keluarga tersangka Ultras Gresik- supporter GU- yang ditetapkan menjadi tersangka dalam bentrok dengan aparat kepolisian beberapa waktu lalu.

Sebab, keluarga tersangka kecewa janji manajemen GU hanya omon-omon karena tidak ada bantuan hukum yang diberikan oleh manajemen GU terhadap tersangka. Sehingga, mereka berharap bisa duduk bareng untuk menagih janji.

Menariknya, Komisi IV DPRD Gresik dalam audiensi dengan manajemen GU, tidak melibatkan keluarga tersangka Ultras Gresik, Senin (22/01/2024). Bahkan, audiensi berlangsung tertutup tanpa bisa diliput oleh media massa.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad  seusai audiensi berharap kepada jajaran manajemen GU ke depannya lebih proaktif dalam pengamanan seputar pertandingan.

“Memang manajemen GU sudah berupaya untuk melakukan pengamanan. Persoalan (bentrok Ultras Gresik dan polisi-red) itu karena kejadian di luar pertandingan dan di luar stadion. Itu jadi tanggung jawab keamanan,” kata dia.

Politisi PKB tersebut memastikan manajemen GU hanya dapat memberikan bantuan secara sosial sambil berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dapat memberikan bantuan dari segi hukum.

“Kemarin, (keluarga tersangka Ultras Gresik-red) secara mandiri ada pendampingan dari lawyer. Kedua, kami berharap Pemkab Gresik ikut di dalam persoalan ini. Karena sudah ada Peraturan Daerah (Perda) tentang pendampingan hukum, terutama terhadap orang tidak mampu,” imbuh dia.

Muhammad menambahkan, manajemen GU sebelumnya juga telah memberikan santunan terhadap korban kerusuhan saat kejadian berlangsung.

“Yang sudah lewat (korban paska kerusuhan-red) kemarin sudah disantuni. Terkait kejadian kemarin, itu persoalan yang spontanitas. Kami berharap, ke depan GU ketika mengadakan pertandingan kandang. Betul-betul agar bisa diantisipasi agar kejadian ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Exit mobile version