GRESIK, Berita Utama– Fasilitas serta sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki
Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang layak untuk mendukung layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika dan zat adiktif lainnya (NAPZA).
Penilaian tersebut muncul setelah Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik secara langsung turun berkunjung ke RSWH Balongpanggang , Jumat (4/9/2026).
“Setelah melihat langsung, RS Wates Husada sudah layak menjadi mitra rujukan rehab NAPZA. SDM sudah siap, seperti ada dokter jiwa, psikologi, tenaga medis juga sudah dilatih,” kata Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi setelah melakukan pengecekan.
Menurut dia, kesiapan fasilitas menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan rehabilitasi. Berdasarkan paparan dari manajemen rumah sakit, RSWH Balongpanggang memiliki sekitar 50 tempat tidur (TT). Fasilitas tersebut mendukung kebutuhan layanan rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan terkait penyalahgunaan narkoba.
“Jadi tempat rehab di RS Wates Husada ini sudah sangat layak. Kami dari BNNK mengapresiasi,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama RS Wates Husada dr. Titin Ekowati menyambut baik kunjungan BNNK Gresik tersebut.
“Kami mengapresiasi atas kunjungan pihak BNNK Gresik. Kami maksimal dalam memberikan fasilitas rehabilitasi narkoba atau NAPZA,” kata Titin.
Pihaknya berharap hasil kunjungan tersebut semakin memperkuat kerja sama antara RS Wates Husada dan BNNK Gresik dalam penanganan penyalahgunaan narkoba melalui layanan rehabilitasi.
“Sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut bisa mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkas dia.

