GRESIK, Berita Utama – Atlet Gresik cabang olahraga (cabor) Muay Thai menjadi runner up dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Rocky Fight Seri ke III di Kota Batu yang berlangsung pada 3-4 Februari 2023 dengan memborong 7 medali emas, dan 2 medali perak.
Medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Ashabul Kahfi (Junior Putra 54 kg), Halmar Maulana Syarif Hidayatullah (Junior Putra 63 kg), Mochammad Faiq Hakim (Junior Putra 60 kg), Ahmad Valerian Rafi (Junior Putra 57 kg), Afdhan Yudha S. P. (Junior Putra 67 kg), Afiyatul Hikma (Junior Putri 45 kg), dan Lutfiya Nurjana (Junior Putri 48 kg). Sedangkan dua medali perak diraih oleh Ilahana Najwa Putri D. (Junior Putri 48 kg), dan Viana Agustin (Junior Putri 48 kg).
Achmad Yusuf Wibisono, Ketua Harian sekaligus Pelatih Kepala cabor Muay Thai Gresik mengatakan, kejurnas yang diikuti dalam rangka untuk ajang Try Out dan penambahan jam terbang para atlet muda untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2023 mendatang.
“Selain diberikan asupan latihan rutin lengkap mulai hari Senin hingga Sabtu, para atlet muda juga diikutkan pada berbagai event atau kejuaraan, itu akan terus kami genjot,” kata dia kepada beritautama.co, Minggu (05/02/2023).
Dengan mematangkan kesiapan, baik melalui latihan rutin maupun mengikuti kejuaraan di berbagai level, diharapkan bisa menambah capaian medali di ajang Porprov Jatim 2023 nantinya.
“Tentunya harapan kami untuk Porprov 2023, ada tambahan medali dari 2 emas menjadi 3 emas, dan 3 perak. Itu sesuai ketentuan kuota atlet dari KONI Gresik, cabor Muay Thai dijatah kuota 6 atlet,” harap dia.
Terpisah, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri berharap Cabor Muay Thai Gresik bisa semakin maju dan berprestasi.
“Saya berharap nantinya Muaythai di Gresik akan lebih maju dan berprestasi,” ujar dia.
Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada para atlet di Gresik, khususnya cabor Muay Thai, dan umumnya kepada seluruh cabor untuk memberikan dukungan.
“Dukungan akan terus kami lakukan, mulai dari KONI, Dispora, dan Pemerintah Kabupaten Gresik. Termasuk ada rencana untuk menggandeng perusahaan lagi, nantinya dijadikan sebagai bapak asuh seperti Porprov tahun 2022 kemarin,” beber dia.

