Site icon Beritautama.co

Aipda Moh Maksum, Kanit Reskrim Polsek Bungah Gresik Gemar Rawat Makam Leluhur

GRESIK, Berita Utama – Di sela-sela kesibukannya  sebagai petugas penjaga keamanan, ketertiban dan pengayom masyarakat, Aipda Moh Maksum memiliki kegemaran yang berbeda. Polisi yang kini menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Bungah itu, hobi merawat, memelihara, dan menjaga, makam-makam leluhur.

Pria kelahiran Lamongan ini, sukarela merenovasi sejumlah bangunan makam leluhur yang terletak di wilayah Kabupaten Lamongan dan Gresik. Hal itu dilakukan agar area makam terlihat bersih, sehingga membuat nyaman para peziarah yang datang.

“Saya rawat dan selanjutnya saya renovasi bangunannya, agar area makam bersih dan para peziarah yang datang bisa nyaman saat pengajian dan berdoa, selain itu juga agar masyarakat sekitar tau kalau makam-makam yang telah saya bangun adalah para leluhur kita,” kata Maksum kepada beritautama.co. Minggu (01/01/2023).

Dia bercerita, kegemarannya merawat dan merenovasi bagunan makam-makam leluhur ini muncul ketika usianya 17 tahun. Saat itu, Maksum gemar berziarah ke makam-makam sesepuh atau makam para zaman kerajaan. Sejak itu pula, dia pun memiliki inisiatif merawat makam-makam sesepuh atau makam para zaman kerajaan yang tidak pernah dirawat.

“Kalau hobi mencari makam-makam sesepuh mulai umur 17 tahun suka ziarah-ziarah ke makam-makam sesepuh para ulama atau makam para zaman kerajaan yang tidak pernah dirawat , mencari lokasi-lokasi tempat makam tersebut apakah benar ada atau tidak yang selama ini diceritakan masyarakat atau sesepuh saya,” ungkapnya.

Merawat makam leluhur, ucap Maksum, menjadi sebuah pengabdiannya terhadap para sesepuh terdahulu yang mempunyai jasa besar ‘babat alas’ atau membuka suatu wilayah, baik syiar agama maupun dalam hal menjaga bumi pertiwi Nusantara. Selain itu juga sebagai bentuk kepedulian budaya dan tradisi yang ada di sekitar masyarakat.

“Niat saya ingin nguri-nguri (menghidupkan, red) budaya, apalagi para sesepuh terdahulu punya peran besar dalam syiar agama maupun merawat tanah jawa, maka ini sebagai bentuk pengabdian saya sebagai generasi saat ini, agar tidak lupa terhadap sejarah,” beber dia.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Sidayu itu pun berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan perawatan situs-situs bersejarah. Termasuk makam-makam sesepuh yang telah dia rawat dan renovasi.

“Setelah saya bangun, mari kita rawat bersama-sama, dan pemerintah lebih memperhatikan perawatan situs-situs bersejarah termasuk makam-makam sesepuh, sebagai warisan budaya,” jelasnya.

Beberapa makam yang telah dirawat dan direnovasi bangunannya olek Aipda Maksum diantaranya, makam Kanjeng Tumenggung Banteng atau Raden Tumenggung Aryo Suradiningrat, makam Mbah Kanjeng Gede Sidongawen atau Raden Panji Dewa Kusuma Surading. Kedua makam tersebut berada di Kecamatan Sidayu.

Selanjutnya makam Mbah Kanjeng Suwargo atau Raden Tawang Alun Suradiningrat. Kemudian makam-makam sesepuh yang terletak di Kabupaten Lamongan, beberapa makam sesepuh diantaranya dalam tahap renovasi bangunan.

Exit mobile version