GRESIK, Berita Utama – Sebanyak 430 rumah warga di Desa Tambakberas dan Jono Kecamatan Cerme masih terendam dengan ketinggian air mencapai 60 cm akibat luapan Kali Lamong. Selain itu,, 350 hektar tambak tergenang dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 10,5 miliar, serta jalan lingkungan sepanjang desa terenendam ketinggian hampir sepaha orang dewasa.
“Air mulai masuk ke desa sejak Jum’at sore (24/02/2023) kemarin, termasuk akibat dari jebolnya tanggul di Desa Jono,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Tambakberas Mukhtar Ghozali saat ditemui beritautama.co di sela-sela menerima bantuan dari donatur, Sabtu (25/02/2023).
Meskipun banjir yang merendam cukup dalam, namun tidak semua warganya mengungsi. Termasuk juga tidak mendirikan tempat pengungsian.
“Yang mengungsi, itu di rumah saudaranya. Itu pun tidak semua. Hanya lansia, ibu-ibu, dan anak kecil, atau warga yang rentan sakit,” imbuh dia.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan posko penerimaan bantuan yang terpusat di balai desa melalui satu pintu. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kekisruhan.
Terpisah, Camat Kecamatan Cerme Umar Hasyim mengungkapkan bahwa, banjir yang merendam beberapa desa lainnya mulai berangsur surut. Mulai di Desa Morowudi, Desa Iker-Iker Geger, dan Desa Dungus.
“Tinggal sedikit yang Desa Morowudi, dan yang lainnya sudah mulai habis. Untuk Desa Tambakberas sama Desa Jono masih lumayan terdampak jebol kemaren,” pungkas dia.

